Antara Makan, Nonton, Wisata, dan Hidupku

Hotel Cap Apa……..?

DI benak teman-teman, sebelum tiba di Hotel, kami berfikir akan tidur di hotel yang lumayan bagus minimal berbintang satu. Ternyata hotel yang cukup “mengenaskan”. Sekamar empat anak dengan dua ranjang yang cukup sempit.

Sangat jauh dengan hotel JW Marriot yang pernah saya “tiduri” (hehehe, nggak sombong!). Tidak ada TV, Banyak kecoak dimana-mana. Dan nuansanya persis dengan RSUD Pare, depan sekolahku tepatnya yang Paviliun. Tidak itu saja, tempatnya di dalam gang sempit.

6 responses

  1. Wah sama…. ke Bali hotelnya bosok. Hotel namanya Made Bali. Masih untung ada ACnya masak TV harus bayar 10.000 sehari semalam. apa itu? Ac juga bayar. payah. wah untung tetangga sebelah ada yang sewa AC. pinjem remot. hwehwehwehweh

    11 Juli 2008 pukul 19:41

  2. AC Grateeeeeeees.

    11 Juli 2008 pukul 19:50

  3. CHA-CHA

    SETUJU . . . . hotelnya mengecewakan,g da slimutnya lagi

    21 Juli 2008 pukul 12:48

  4. cewek cantique bwngt

    he–eh. udah kmar’e sempit,panas lgee
    lgean qt kan dh byr mhal dpet hotel kualitas losmen gtu
    sbelllll…….

    21 Juli 2008 pukul 13:13

  5. cewek cantique bwngt

    he–eh. udah kmar’e sempit,g da selimut lgee
    lgean qt kan dh byr mhal dpet hotel kualitas losmen gtu
    sbelllll…….

    21 Juli 2008 pukul 13:15

  6. vha

    byuuuuuh kamare sempit bgt mpe ga bisa nafas.,,,kwakakakaww

    21 Juli 2008 pukul 13:17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s