Antara Makan, Nonton, Wisata, dan Hidupku

SeConD day – 2nd Juli, 2008


AKPAR TRIATMA JAYA

Di hari kedua diawali dengan kunjungan ke Akademi Pariwisata Triatma Jaya, sumpah males banget , ngapain juga ke universitas swasta, kok nggak ke Universitas Udayana aja………. Di sana Dirut Triatma Jaya memaparkan akparnya. Dengan Aula yang sempit, membuat siswa duduk di lantai. Sumpah, males banget.O ya satu hal yang membuatku males lagi, pake seragam bos!

GALUH

Sekitar pukul 11.oo WITA kami tiba di toko Galuh. Yakni pusatnya toko kerajinan khas Bali. Barang khas Bali yang dijual di sini meliputi Batik, Tas, Kaos, Lukisan, patung, Guci dan kerajinan lainnya. Uniknya di toko ini semua barang yang dijual didiskon 50%. Tapi meskipun dipotong, tetap saja harganya kagak miring alias selangit. Beruntung aku mendapatkan baju batik dan daster yang cocok buat ortuku.

JAJAN BALI

Masih dalam rangkaian acara shopping, tibalah kami di toko Jajan Bali, yang tentunya menjual jajanan khas Bali. Di toko ini tersedia kacang-kacangan khas Bali, dodol dan juga Brem. Brem bali tidak hanya dijual dalam bentuk batang saja namun diproduksi juga dalam bentuk minuman. Sayangnya minuman ini mengandung alkohol dan tentu saja bisa memabukkan.

ISTANA TAMPAK SIRING

Berlokasi di atas perbukitan membuat kawasan Istana ini menjadi sejuk dan rindang, apalagi ditambah dengan pepohonan tinggi nan rimbun. Sebelum memasuki Istana kepresidenan ini, para pengunjung tidak boleh membawa kamera, entah apa maksudnya. Jadi aku tidak bisa berfoto ria di sini, mungkin untuk menghormati istana yang sakral ini ya….? Komplek Istana Kepresidenan Tampaksiring kini terdiri dari lima gedung utama dan satu balai yakni Wisma Merdeka, Wisma Negara, Wisma Yudhistira, Wisma Bima, dan ruang untuk konferensi, serta Balai Wantilan.Dalam hati kecilku, “Enak banget ya jadi Presiden, istananya indah banget!”

PASAR SENI SUKAWATI

Pasar Sukawati adalah pasar yang menjual bermacam-macam barang khas Bali. Disini kita harus pintar-pintar menawar. Harga yang bisa didapat bisa mencapai 1/3 dari harga yang ditawarkan! Tapi tidak semua barang berkualitas bagus! Apalagi dari penjelasan Mbok Ayu, semua barang di sukawati tidak dijual di art center jadi kualitasnya sangat berbeda! Para pedagang di sini kalau memberikan harga juga tidak tanggung-tanggung, seenaknya saja! Jadi harus pintar menawar! Di sini saya bisa menawar gelang seharga 5000-an jadi 1000. Hehehe

KECAK

Sekitar pukul 17.30 WITA kami melihat tarian kecak. Tarian kecak merupakan tarian yang unik, tidak menggunakan alat musik namun dengan suara-suara penarinya yang terdiri dari 100 orang. Cerita yang ditampilkan adalah cerita penculikan Sita oleh Rahwana. Selain itu juga ada tarian semacam “Jaranan”. Si penari menari di atas kobaran api dan berjingkrak-jingkrak dan memakan sabut kelapa yang dibakar. Tentunya mereka melakukannya dengan tidak sadar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s