Antara Makan, Nonton, Wisata, dan Hidupku

Digunjing? “Tegakkan Kepala, Bungkam Mereka dengan Prestasi!”

Saya tidak pernah berfikir ya, begitu besarnya dampak yang akan terjadi hanya karena gosip dan omongan-omongan yang tidak benar atas karakter dan pribadi seseorang.

Ibaratnya begini, ada Si A selalu diomongkan hal-hal yang sebenarnya bukan apa yang dia lakukan. Si A terus menerus diomongkan, dan semakin banyak masa yang seolah-olah “membenarkan” isu apa yang tidak benar itu.

Kemudian datanglah si A dalam suatu tempat, layaknya slogan kontes kecantikan “Semua Mata tertuju padamu”. Clingak clingaku “What did happen with them?” haha, cakep ya aku ini? haha, mencoba untuk menghibur diri. Yang pasti tatapan mereka layaknya penjaga SNMPTN yang super ketat..Sambil bisik-bisik di sana sini melihat si A. Haha. bener-bener nih, aku jadi pusat perhatian.” Haha, padahal mereka sedang berbisik karena “bualan” tentang si A.

Saran dari saya. Tegakkan kepalamu! jangan tertunduk, maju ke depan dengan pasti! Jangan ada keraguan!”

Apapun kata mereka, anggap saja, yah namanya juga public figure lah, diomongin ya wajar. Selama Kita tidak melakukan kesalahan, ya tetaplah melangkah dengan PASTI!

Yang saya tidak habis pikir ya, kenapa ya orang itu lebih antusias ketika membicarakan keburukan yang belum pasti. Tanpa perlu konfirmasi pada yang bersangkutan, seolah mengiyakan apa yang dituduhkan.

Itu memang benar-benar terjadi lo. “Iya kalau dia bener-bener melihat secara langsung, iya kalau dia bener-bener kenal orang tersebut?” kalo tidak? Fitnah kan jadinya, layaknya Multilevel Marketing, dari akar sampai cabang-cabangnya jadi tukang fitnah kan jadinya!

Sungguh Kasihan
Fenomena yang merebak sekarang

Sebuah Cerita, sebuah Derita
Oops bukan saya lo yang menderita,
tapi saya menyayangkan apa yang terjadi.
Karunia Allah atas mulut yang telah diberikan.
hanya digunakan untuk menggunjing!

Sekiranya bisa diomongkan langsung ya silahkan sampaikan, tidak usah ngomong-ngomong di belakang, layaknya gosip murahan ibu-ibu belanja sayur seperti di sinetron-sinetron (yang azab-azab Illahi itu lo). Tidak hanya di dunia nyata. Jaman serba maju memungkinkan kita untuk berbincang ataupun ngrumpi tanpa bertemu langsung. Jejaring sosial menjadi media alternatif untuk berdiskusi dan berbagi hujatan, rasan-rasan, ngomong di belakang tentang target gunjingan. Menyebarkan virus-virus kotor via media online.

Selama kita benar, kenapa harus takut?
Selama kita gag melakukan salah, kenapa kita takut disalahkan?
Itu kan dasarnya harusnya!

Jadi walaupun Anda semua sering diomongin sana-sini
atas apa yang tidak anda Lakukan dan Anda maksud,
sekalipun itu adalah yang mengaku teman-teman Anda .

Tetaplah Percaya diri dan BUNGKAM mulut mereka dengan prestasimu!

Nanti lihat saja di akhir cerita,
Akan kelihatan belangnya…
Mana yang salah, mana yang benar.
tinggal menunggu waktunya saja..

Semangat,
Salam Prestasi!

One response

  1. ya, saat orang menggunjing atau menggongong, kita sbg khalifah berlalu. Lebih bagus lagi dengan prestasi sebagai bukti

    13 November 2012 pukul 06:21

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s